El "Loco": Yang Penting Menang

Striker Persib Cristian Gonzalez tidak mempermasalahkan calon lawan yang akan dihadapinya, dimata gonzalez tim yang lolos ke 8 besar Piala Indonesia tidak ada keistimewaan lebih yang terpenting bagi El "Loco" adalah memenangkan pertandingan.
"Semua tim yang akan kita hadapi sama saja tidak ada yang menonjol karena kita sudah pernah bertanding dan saling mengalahkan di Liga Super kemarin. Yang penting kita harus menang karena sekarang memakai sistim gugur," ungkap El "Loco".
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Aji Nurpijal Menunggu Kepercayaan

Sebuah kepercayaan itu memang sangat mahal untuk didapatkan.
Hal tersebut yang sekarang tengah dialami defender Persib Aji Nurpijal yang mengharapkan ada kepercayaan dari tim pelatih Persib untuk bisa membuktikan kemampuan terbaiknya.
Selama Liga Super Indonesia 2009-2010 bergulir Aji Nurpijal baru merasakan bermain bola bersama Persib saat laga tandang menghadapi Sriwijaya FC di Palembang beberapa waktu lalu. Itu pun menurut Aji, diturunkan karena pemain yang biasa langganan menjadi starter terkena akumulasi kartu dan cedera.
"Saya berharap tampil menjadi starter untuk bisa membuktikan kemampuan terbaik saya, karena kalau tidak pernah diturunkan bagai mana saya bisa menunjukan kemampuan yang saya miliki. Terbukti saat saya diberi kepercayaan tampil menghadapi Sriwijaya di Palembang pada putaran pertama dulu kita tidak kalah. Tapi saat itu saya menjadi starter karena kondisi tim dalam keadaan compang-camping sudah tidak ada pemain lagi," ungkap Aji.
Pemain yang meniti karir dari klub Pro Duta ini mengatakan bahwa dirinya bukan pemain kemarin sore yang baru pertama bergabung dengan tim Liga Super Indonesia. Aji mengatakan sejak di Persijap dulu dirinya kerap mengisi pemain utama setiap kali tim Laskar Kalinyamat itu berlaga. Tapi keluh Aji saat dirinya pulang kembali ke Bandung bersama Persib dan ingin berbuat yang terbaik untuk tim kebanggaannya ini ternyata hingga kini lebih banyak duduk di bangku cadangan.
"Saya bukan pemain kemarin sore dalam artian pemain yang baru pertama bergabung di Liga Super ini,
sebelumnya saya pernah di Persib dan Persijap. Kalau dibilang pengalaman pasti sama dengan pemain lain yang sering diturunkan. Jadi saya menginginkan di tim ini ada pergantian atau rotasi pemain karena tidak selamanya pemain yang terus menerus diturunkan kondisinya bagus terus," ungkapnya.
Aji menyoroti agar Persib menjadi tim yang solid di musim depan bukan hanya teknik bermain bola atau
berlabel pemain bintang saja yang diutamakan tapi lebih kepada mental, disiplin, kebersamaan dan rasa
tanggungjawab yang harus ada pada pribadi pemainnya. Sementara untuk pelatih, Aji menilai pelatih Persib harus memiliki program yang jelas, bersikap tegas dan adil kepada setiap pemain dalam arti menilai secara objektif kepada pemain yang akan diturunkan tampil.
"Bukan hanya teknik bermain bola yang bagus dan harus pemain bintang, terbukti Arema tanpa pemain bintang jauh lebih bagus. Justru yang lebih penting adalah faktor mental, disiplin, kebersamaan dan tanggungjawab. Itu faktor penyebab Persib selalu kalah saat tandang. Sementara untuk pelatih harus bersikap adil, objektif, punya program yang jelas dan tegas, bukan takut sama pemain bintang. Kalau itu tidak ada di Persib musim depan Persib akan sama seperti musim sekarang," pungkasnya.
Sumber: www.vikingpersib.net
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Atep: Tim All Stars Dukung Jadi Skuad Persib

Gelandang Persib Atep mendukung jika tim All Stars yang berlaga pada "Perang Bintang" beberapa hari lalu menjadi skuad Persib Liga Super Indonesia musim depan.
Tim All Stars yang diperkuat 6 pemain Persib yakni Markus Horison, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Eka Ramdani, Atep dan Cristian Gonzalez plus pemain Liga Super Indonesia top lainnya berhasil membuat malu juara Liga Super Indonesia 2009-2010 Arema Indonesia di kandangnya.
Pemain yang berasal dari SSB UNI dan melanjutkan karir profesional perdananya bersama Persija Jakarta ini berpendapat pemain-pemain hasil pilihan masyarakat Indonesia tersebut secara materi sudah dianggap memadai tinggal bagaimana kepintaran pelatih menerapkan strategi bertanding.
"Sangat bagus sekali kalau Persib musim depan dengan materi pemain seperti itu, tinggal bagaimana kepintaran pelatih mengatur dan menerapkan strategi bertanding," ungkapnya.
Sumber: www.vikingpersib.net
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Untuk Belanja Pemain Musim Depan Persib Minta Tambahan Rp 3 M

Manajemen Persib Bandung akan meminta tambahan anggaran belanja pemainnya untuk musim depan kepada konsorsium. Usulan anggaran tambahan belanja pemain yang diajukan manajemen klub sebesar Rp 3 miliar.
Adanya rencana pengajuan tambahan anggaran belanja pemain tersebut disampaikan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di salah satu rumah makan di Jln. L.L.R.E. Martadinata Bandung, Rabu (9/6). "Dalam pertemuan dengan pihak konsorsium kita akan mengajukan usulan tambahan anggaran belanja pemain. Jumlahnya sekitar Rp 3 miliar," kata Umuh.
Kendati demikian, Umuh menolak menyebutkan total anggaran belanja pemain untuk musim depan. Umuh juga menolak menjawab pertanyaan wartawan mengenai jumlah dana yang dialokasikan untuk belanja pemain pada musim lalu. "Jumlahnya tidak akan saya sebutkan. Pokoknya, kita akan mengusulkan tambahan anggaran belanja pemain sebesar Rp 3 miliar," tegas Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat ini.
Dikatakan Umuh, permohonan tambahan anggaran belanja pemain tersebut diajukan kepada pihak konsorsium karena Persib punya rencana perekrutan pemain baru yang berkualitas untuk musim depan. "Untuk nama-nama pemain baru yang kita incar, sebaiknya kita tunggu saja sampai Piala Indonesia selesai," ujar Umuh.
Usai PI
Dalam kesempatan itu, Umuh juga kembali menegaskan, manajemen klub belum melakukan evaluasi apa pun tentang kinerja tim, sehingga nasib pemain dan pelatih yang ada belum bisa diputuskan sekarang. Umuh mengatakan, nasib pemain dan pelatih baru akan ditetapkan usai Piala Indonesia (PI).
"Kita belum akan membahas nasib pemain dan pelatih. Semuanya akan kita putuskan usai Piala Indonesia. Tunggu saja," katanya.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Kamis, 10 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Raja Gol di ISL dan PI

Cristian Gonzales gagal mempertahankan gelar pencetak gol tersuburnya di Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010. Striker berjuluk "El Loco" ini "hanya" menyumbangkan 18 gol buat Persib Bandung. Ia tertinggal 1 gol dari striker asal Paraguay yang bermain di Bontang FC, Francisco Aldo Barreto. Kendati demikian, Gonzales tetap memegang rekor sebagai pencetak gol tersubur sepanjang sejarah Liga Indonesia (LI) dengan 164 gol.
Selain di LI/LSI, Gonzales juga ternyata menjadi pencetak gol tersubur di pentas Piala Indonesia. Sejak ajang ini digulirkan pada tahun 2005, striker berpaspor Uruguay ini memang belum pernah menjadi top scorer, tapi Gonzales sudah mengoleksi gol terbanyak yaitu 25 gol, mengungguli koleksi gol Boaz Salossa (Persipura) dan Emaleu Serge (Persija) yang mengoleksi 17 gol.
Para pemain lain yang masuk dalam daftar 10 pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Indonesia adalah Anoure Obiora (Sriwijaya FC/16 gol), Saktiawan Sinaga (Persik/16), Javier Roca (Persidafon/15), Alberto Goncalves (Persipura/11), Cristian Carrasco (PSM/11), Danillo Fernando (Persisam Putra/11), dan Varney Pas Boakay (Gresik United/11).
Sukses Gonzales memimpin daftar pencetak gol tersubur sepanjang sejarah Piala Indonesia ini adalah berkat 10 gol yang dicetaknya pada Piala Indonesia 2010. Selain mengantarkan Persib lolos ke babak 8 Besar, Gonzales berpeluang besar meraih trofi "sepatu emas" pertamanya di Piala Indonesia.
Yang menjadi pesaing Gonzales dalam perburuan gelar top scorer Piala Indonesia musim ini tinggal Saktiawan Sinaga (Persik Kediri) dengan koleksi 7 gol. Di atas Saktiawan sebenarnya ada duet Persisam Putra Samarinda, Pipat Thonkanya (9 gol) dan Zaenal Arief (8), tapi tim keduanya sudah tersingkir.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Kamis, 10 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Undian 8 Besar Piala Indonesia, Berharap Keberuntungan

Kendati menilai kekuatan delapan tim yang lolos ke babak 8 Besar Piala Indonesia 2010 cukup merata, Manajer Persib Bandung, H. Umuh Muchtar berharap bisa mendapatkan hasil undian yang menguntungkan. Rencananya undian penentuan lawan di babak 8 Besar baru akan dilakukan 1 Juli mendatang.
"Kita setuju dengan perubahan format babak 8 Besar menjadi home and away. Dengan begitu, setelah melewati dua fase lagi, kita sudah bisa lolos ke final. Karena itu, saya berharap mendapatkan undian bagus di babak 8 Besar," kata Umuh di salah satu rumah makan di Jln. L.L.R.E. Martadinata Bandung, Rabu (9/6).
Yang dimaksud Umuh dengan undian bagus, bukan soal calon lawan Persib di babak 8 Besar. Umuh berharap, siapa pun lawan yang akan dihadapi di babak 8 Besar, Persib bisa mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah terlebih dulu.
"Jika kita menjadi tuan rumah lebih dulu, itu suatu keuntungan. Dengan begitu, kita bisa mengejar kemenangan di partai kandang untuk memudahkan langkah pada pertandingan kedua di kandang lawan," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat ini.
Umuh memastikan, meskipun cukup berat, Persib tetap akan memperjuangkan mahkota juara di Piala Indonesia 2010 ini. "Tentu saja kita ingin juara. Karena itu, kita harus tetap menjaga suasana kondusif di dalam tim. Untuk itu, kami sudah memutuskan untuk tidak mengumumkan terlebih dulu nasib pemain dan pelatih yang ada sekarang. Tujuannya agar pemain bisa konsentrasi mengejar prestasi teringgi di Piala Indonesia," tandasnya.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Kamis, 10 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Ingin Lahirkan Pemain Persib

Sebagai seorang pelatih, Somantri Setia Wibawa punya cita-cita besar. Suatu saat nanti, ia ingin ada di antara pemain binaannya di SSB Garuda yang jadi pemain Persib Bandung.
"Sekarang di SSB Garuda banyak anak-anak yang berlatih. Saya ingin ada di antara mereka yang sukses jadi pemain Persib. Itu akan sangat membanggakan," kata Somantri kepada "GM", Rabu (9/6).
Pria kelahiran Garut, 12 Oktober 1972 ini memang tengah asyik dengan kesibukannya mengurusi SSB Garuda. Selain motivasi ingin melahirkan pemain sukses, Somantri juga melihat besarnya animo anak-anak sekarang untuk belajar bermain sepak bola.
Selain sebagai pelatih, Somantri pun mengaku sebagai bobotoh Persib. Seperti bobotoh lainnya, ia ingin melihat tim kesayangannya meraih sukses. Untuk kesuksesan Persib di masa yang akan datang, Somantri juga tak segan untuk memberikan sekadar saran buat manajemen tim.
"Persib tak boleh bergantung kepada pemain tertentu. Sebab, kalau bergantung pada seorang pemain, akan menyulitkan Persib sendiri," katanya.
Sebelum mengakhiri obrolan tentang Persib, Somantri tak lupa mempromosikan SSB-nya. Kepada "GM" ia mengatakan, saat ini SSB Garuda membuka pendaftaran siswa baru. Bagi yang berminat, katanya, bisa menghubungi Gempa Morpiana di nomor 081322165052, Ir. Sri Mulyani (08986858800), dan Pebriana Purwanto (085624660013).
Sumber: www.klik-galamedia.com
Kamis, 10 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Inginkan Laga Kandang Terlebih Dahulu

"Saya kira semua tim mempunyai kualitas yang merata. Persib harus siap menghadapi siapapun. Namun kalau bisa kita tidak kembali bertemu dengan Persebaya terkait izin pertandingan home," ujar H. Umuh yang ditemu wartawan sore kemarin.
"Dalam sistem home and away ini, bagusnya kita mendapatkan jatah melakukan pertandingan home terlebih dahulu agar mental pemain tidak terlalu terbebani. Agar pemain tidak jenuh, maka saya nanti akan mengusulkan agar Persib berlatih di luar. Mungkin di Pangandaran, saya harap motivasi mereka bisa kembali tinggi" tambah H. Umuh.
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Umuh, "Belum Akan Ada Perubahan"

Manajemen klub Persib Bandung memutuskan untuk menunda pengumuman pelatih baru yang semula bakal diekspose pada pekan ini. Ada kemungkinan, untuk menjaga suasana kondusif di dalam tim, pengumuman pelatih anyar baru akan diumumkan setelah Persib menyelesaikan perjuangannya di Piala Indonesia 2010.
Kepastian penundaan pengumuman nama pelatih baru tersebut disampaikan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar. "Betul (pengumuman diundur). Sampai sejauh ini belum akan ada perubahan," kata Umuh, ketika dihubungi "GM", Selasa (8/6) malam.
Sebelumnya, usai mengadakan pertemuan dengan pihak konsorsium, akhir pekan lalu, manajemen klub sempat mengungkapkan keinginannya untuk segera mengumumkan pelatih barunya. Namun, dengan pertimbangan menjaga suasana kondusif di internal tim, pengumuman nama pelatih tersebut mengalami penundaan.
"Biar tim kondusif dulu. Jadi, saya bilang sekali lagi, belum ada nama siapa-siapanya yang akan jadi pelatih Persib," tegas Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini.
Di luar pertimbangan menjaga suasana kondusif di internal tim agar bisa berkonsentrasi menuntaskan misi di Piala Indonesia 2010, Umuh membenarkan kalau hingga saat ini pihaknya masih mencari pelatih yang tepat untuk Persib. Ia mengatakan, Persib tidak mau terlalu buru-buru agar tidak salah pilih.
Sebelumnya, sejumlah nama pelatih kondang sempat dihubung-hubungkan dengan Persib. Mereka antara lain pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, pelatih Arema Indonesia, Robert Rene Albert, dan dua mantan pelatih tim nasional Indonesia, Peter Withe (Inggris) dan Ivan Kolev (Bulgaria). Namun, nama-nama tersebut sejauh ini masih sebatas spekulasi.
Pengakuan RD
Sementara itu, Rahmad Darmawan yang akrab disapa RD mengakui beberapa pengelola klub pernah menghubunginya, termasuk Persib. Kendati demikian, RD menyatakan dirinya masih berkonsentrasi menangani Sriwijaya FC hingga masa kontraknya berakhir pada tahun 2011.
"Ya, saya akui tidak sedikit pengelola klub yang mengubungi saya. Tapi, tak semuanya bicara soal keberadaan saya di Sriwijaya. Mereka ada yang meminta masukan, seperti Persiba. Dengan Pak Syahril Taher (Ketua Umum Persiba), saya kenal baik. Jadi, ia tidak minta saya menangani Persiba. Beda halnya dengan manajemen Persib. Saya bangga dengan situasi tersebut, karena mereka menghargai prestasi saya selama jadi pelatih," kata RD seperti ditulis vivanews.com, Selasa (8/6).
Bahkan, RD pun sudah menyatakan kesediaannya untuk memperpanjang kontrak dengan Sriwijaya FC dengan alasan sudah kerasan dan adanya keleluasaan yang diberikan manajemen klub untuk mengurusi masalah teknik.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Rabu, 9 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Maman Nikmati Seleksi Timnas

Enam pemain Persib Bandung termasuk di antara 26 pemain yang mengikuti sesi latihan pertama pada seleksi pembentukan tim nasional (timnas) di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (8/6). Mereka adalah penjaga gawang Markus Horison, Maman Abdurahman, Nova Arianto, Atep, Eka Ramdani, dan Hariono.
Salah seorang pemain Persib yang mengikuti seleksi, Maman Abdurahman mengatakan, sesi latihan pertama bersama pelatih asal Austria, Alfred Riedl berlangsung relatif santai. "Latihannya masih santai. Saya bisa mengikuti dan menikmatinya dengan baik," kata Maman ketika dihubungi "GM", Selasa (8/6) malam.
Dikatakan Maman, sesi latihan hari pertama tim nasional dilakukan dua kali, pagi dan sore. "Rencananya, kita hanya latihan dua hari. Setelah sesi latihan besok (hari ini, red), kita sudah dipulangkan lagi," tambah mantan pemain Persijatim Solo FC dan PSIS Semarang ini.
Dimintai tanggapannya soal pelatih baru, Maman belum berkomentar banyak. "Pelatih baru lumayan enjoy," kata libero Persib ini.
Rencananya, seleksi tahap kedua pembentukan tim nasional menghadapi Piala AFF 2010 akan dilanjutkan Agustus mendatang.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Rabu, 9 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Nova Arianto Segera Jadi Ikon Persib

Nova Arianto memang bukan pemain binaan Persib Bandung. Tapi, jika musim depan tetap dipertahankan, bek kelahiran Semarang, 4 November 1978 tersebut bakal segera menjadi salah satu ikon tim kebanggaan bobotoh ini. Apa ukurannya?
Alat ukur yang digunakan --setidaknya versi "GM"-- untuk menetapkan seorang pemain bisa disebut ikon Persib adalah sudah memperkuat tim yang didirikan pada 14 Maret 1933 ini minimal dalam 100 pertandingan di kompetisi reguler. Nah, sejak bergabung dengan Persib pada Liga Indonesia (LI) XIII/2007 hingga berakhirnya Liga Super Indonesia (LSI) 2009/2010, Nova sudah tampil dalam 95 pertandingan dengan sumbangsih 8 gol.
Artinya, pemain yang terkenal dengan selebrasi ala Suster Ngesot setiap kali mencetak gol ini tinggal membutuhkan 5 partai lagi untuk memastikan diri menjadi salah satu ikon Persib. Dan, itu hanya bisa digapainya jika Nova dipertahankan dan yang bersangkutan pun bersedia memilih bertahan di Persib.
Manajemen klub Persib memang baru akan mengumumkan daftar pemain yang akan dipertahankannya usai Piala Indonesia 2010. Tapi, Nova sendiri sudah menyatakan kerasan tinggal di Bandung dan siap memperpanjang kontrak jika manajemen klub tetap mempertahankannya. "Saya sudah betah di Bandung. Saya juga sudah merasa dekat dengan bobotoh. Karena itu, Persib menjadi prioritas saya musim depan," kata pemain plontos yang mengaku sudah didekati sejumlah klub ini.
Sebagai catatan, dalam skuad Persib yang tampil di LSI 2009/2010 terdapat tiga nama pemain yang sudah boleh disebut ikon "Maung Bandung", yaitu penjaga gawang Cecep Supriyatna (sejak LI II/1995-1996), Eka Ramdani (LI VIII/2002), dan Gilang Angga Kusumah (LI IX/2003).
Sumber: www.klik-galamedia.com
Rabu, 9 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Rindu Pesta Juara

Profesinya adalah wasit bola voli. Tapi, Yana Supriyatna sangat doyan nonton sepak bola. Apalagi yang bertanding tim kesayangannya, Persib Bandung.
"Sebagai orang Bandung, tentu saja saya mengidolakan Persib. Seperti kebanyakan orang Bandung, saya juga bobotoh Persib yang senang melihat aksi para pemain Persib," kata Yana kepada "GM", Selasa (8/6).
Sebagai bobotoh, Yana pernah punya pengalaman yang takkan terlupakan sepanjang hayatnya. Pengalaman mengesankan itu terjadi pada tahun 1995, ketika Persib tampil sebagai juara Liga Indonesia (LI) I/1994-1995. Di antara puluhan ribu bobotoh yang menyerbu Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Yana ada di antara mereka.
"Waktu itu, saya ikut dengan bus rombongan dari Bank BTPN. Yang mengesankan, meski macet, sepanjang perjalanan, baik pergi maupun pulangnya aman. Tidak waswas seperti sekarang," katanya.
Bukan hanya di jalan, tutur Yana, di dalam stadion pun saat menyaksikan laga final Persib kontra Petrokimia Putra tak ada kericuhan yang menakutkan. "Menyaksikan pertandingan final waktu itu sangat mengesankan. Senayan seperti milik Persib," ujarnya.
Kini, setelah lebih dari 15 tahun, Yana sangat merindukan suasana juara seperti itu. "Tahun depan, saya berharap Persib bisa kembali juara. Saya sudah rindu melihat Persib dan bobotoh berpesta," kata ayah Muhammad Fahri ini.
Sumber: www.klik-galamedia.com
Rabu, 9 Juni 2010
Kamis, Juni 10, 2010 | 0 Comments
Persib Siap Datangkan Pelatih Asing

Jika merunut dari alasan penundaan pengumuman pelatih maka kemungkinan besar PT PBB akan mendatangkan pelatih asing karena jika sosok pelatih tersebut pelatih asli Indonesia maka tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mempelajari track record pelatih tersebut karena sudah tahu seberapa kualitasnya pelatih tersebut.
Namun bisa dimaklumi jika manajemen membutuhkan waktu tambahan untuk mempelajari track record pelatih asing tersebut.
Hal tersebut tak dipungkiri oleh Umuh. Menurutnya kemungkinan untuk mendatangkan pelatih asing bisa saja dilakukan asalkan sudah mengerti kultur permainan sepak bola tanah air. Persib tak akan terpaku apakah pelatih tersebut lokal atau asing.
"Kemungkinan siapa (pelatih lokal atau asing, red) yang jadi pelatih Persib masih bisa siapa saja. Belum kita putuskan, kita tidak mau terburu-buru karena kita memang mencari sosok pelatih yang ideal untuk Persib," tegas Umuh.
Dalam beberapa hari terakhir ini, nama-nama pelatih asing untuk Persib sudah mulai mencuat. Di antaranya, Jakcsen F Tiago (Brasil), Robert Rene Albert (Belanda), Ivan Kolev (Polandia) dan Peter Withe (Inggris).
Rencananya nama pelatih akan kembali digodok oleh PT PBB dan konsorsium pada pekan depan. "Tunggu sampai pekan depan sampai kami selesai menggodoknya," jelasnya.
Sumber: www.tribunjabar.co.id
Selasa, 8 Juni 2010
Rabu, Juni 09, 2010 | 0 Comments
Riedl Puji Nova dan Markus

Pelatih Timnas Indonesia Alfed Riedl terkesan dengan penampilan dua bintang Persib Bandung, Nova Arianto dan Markus Harris Maulana, pada pemantauan pemain timnas Indonesia hari pertama yang digelar Badan Tim Nasional (BTN) PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (8/6).
Mereka bersama dua pemain lainnya, Bambang Pamungkas dan Firman Utina dinilai memiliki skill yang bagus. Namun, Riedl mengaku ke empat pemain ini belum memperlihatkan hal yang menonjol. "Mereka bagus," ujar Riedl usai latihan.
Riedl mengaku puas dengan latihan perdana kemarin baik secara kualitas lapangan maupun pemain yang ikut seleksi. "Lapangan di Jakarta, jauh lebih baik dibandingkan di Makasar. Saya puas melihat penampilan mereka yang datang di Jakarta. Tapi, ini pertama kali saya melihat mereka latihan. Jadi, belum menghasilkan apa pun," imbuhnya.
Meski kualitas pemain lebih baik dari seleksi Makasar, tapi Alferd belum melihat hal yang menonjol. Kemarin, pemantauan dilakukan dalam dua sesi, yakni pagi dan sore. Pada sesi pagi, semua pemain melakukan latihan light games selama dua jam. Sementara pada sore harinya, latihan sudah mulai masuk dalam sesi permainan juga selama dua jam.
Pada pemantauan wilayah barat hari pertama kemarin, ada 27 pemain dari 8 klub yang dipanggil seleksi, namun hanya 26 pemain yang hadir pada hari pertama pemantauan, termasuk tiga pemain Arema yang berhalangan hadir saat seleksi wilayah Timur. Hanya Tantan (Persitara) yang tidak hadir. Dirinya masih dibalut cedera lutut.
Ke-26 pemain tersebut yaitu Markus Harris Mualana, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Hariono, Atep, Eka Ramdani (Persib), Ferry Rotinsulu, Oktavianus, Ambrizal, Arif Suyono, Ponaryo Astaman, Toni Sucipto, M. Nasuha (Sriwijaya FC), M. Ridwan, Supardi, Jajang Mualana (Pelita Jaya), M. Roby, Ahmad Sembiring (Persisam), Bambang Pamungkas, Firman Utina, M. Ilham (Persija), M. Isnaini (PSPS), dan I Made Wirawan (Persiba Balikpapan).
Seleksi akan dilakukan hingga Rabu (9/6), tetap dengan dua sesi yakni pukul 08.00 WIB dan 15.00 WIB.
Sumber: www.pikiran-rakyat.com
Selasa, 8 Juni 2010
Rabu, Juni 09, 2010 | 0 Comments
H. Umuh Sudah Mengantongi Nama Pelatih Baru Persib

Dalam acara Balad Persib yang disiarkan stasiun Bandung TV, Selasa malam 8 Juni 2010 mengatakan bahwa dirinya sudah mengantongi nama baru pelatih Persib Bandung, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat. Jadi bobotoh diharapkan bersabar menunggu pengumuman ini.
"Insya Allah pelatih sudah dipersiapkan, tinggal diumumkan, namun kita masih menunggu waktu yang tepat," ujar Pak Haji Umuh.
Mengenai pemain, Pak haji menyatakan bahwa persiapan Persib kali ini akan lebih baik dari musim kemarin. Pak haji menginginkan supaya skill pemain inti setaraf dengan pemain pelapis. Hal ini supaya Persib bisa melakukan rotasi dan variasi strategi lebih baik.
"Pemain pelapis harus setaraf sama inti, sehingga akan memungkinkan untuk dilakukan rotasi. Dengan ini, komposisi pemain tidak akan terbaca oleh musuh," ujar Pak Haji.
Pak haji berkeyankinan bahwa pemain yang dibutuhkan, seperti misalnya gonzales, tidak akan meninggalkan Persib.
Rabu, Juni 09, 2010 | 0 Comments
Persib Takkan Pilih-pilih Lawan

Undian babak 8 besar memang baru akan dilakukan pada tanggal 1 Juli mendatang. Meskipun masih jauh, namun skuad Persib tidak akan memilih-milih siapa lawan yang akan dihadapinya nanti.
Penegasan tersebut dilakukan oleh pelatih Persib, Robby Darwis. Menurutnya lawan di babak 8 besar akan jauh lebih tangguh dibandingkan tim-timnya dihadapi Persib di babak 32 besar dan 16 besar.
"Siapa pun lawan yang akan dihadapi akan jauh lebih berat. Jadi siapa pun lawan yang dihadapi akan lebih menyulitkan Persib. Maka dari itu, siapa pun lawan yang akan dihadapi di babak 8 besar nanti, kita harus bisa mengalahkannya," jelas Robby yang langsung mengantarkan Persib lolos ke babak 8 besar pascamenerima estafet tongkat kepelatihan dari Jaya Hartono.
Tujuh tim yang akan menjadi calon lawan Persib di fase knock out tersebut bukanlah lawan sembarangan. Ada dua pemegang mahkota Piala Indonesia yaitu Sriwijaya FC. Juara ISL dan runner up musim ini, Arema Indonesia dan Persipura. Musuh bebuyutan Persija Jakarta. Persebaya Surabaya, Pelita Jaya dan Persik Kediri.
Sumber: www.tribunjabar.co.id
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Cecep Belum Mau Gantung Sepatu

Kiper senior Persib, Cecep Supriatna, menyatakan tak akan gantung sepatu dalam waktu dekat ini. Menurutnya, dirinya masih ingin berkarier di dunia sepak bola profesional yang sudah membesarkan namanya itu.
Penegasan tersebut diungkapkan kiper yang akrab dipanggil Cepi ini sebagai respon dari perombakan yang akan dilakukan oleh PT PBB terhadap skuad Persib musim depan. Pada tanggal 3 Juni lalu, PT PBB menegaskan hanya akan mempertahankan 60 persen pemain musim ini sebagai kekuatan musim depan.
"Apapun yang terjadi nanti, saya belum akan berencana untuk gantung sepatu dulu. Saya masih akan berkarir di sepak bola karena masih mampu dan masih yakin bisa mengeluarkan kemampuan.
Cecep Pertimbangkan Cari Tim Lain
Penjaga gawang berjuluk Si Gegep ini, siap untuk hengkang dari Maung Bandung jika seandainya kontraknya tidak diperpanjang oleh manajemen. Dia siap untuk memperkuat tim lain yang masih percaya akan kemampuannya.
"Kalau tidak di sini lagi (Persib, red), ya saya harus ke tim lain. Tapi tidak mungkin ke tim yang jauh karena pertimbangan keluarga juga," jawabnya singkat.
Namun dirinya akan tetap memprioritaskan Persib dan akan sabar menunggu sampai manajemen menetapkan pemain mana saja yang akan dipertahankan.
"Saya masih berharap bisa memperkuat Persib lagi musim depan. Saya akan tetap memprioritaskan Persib sebagai tim yang akan saya bela untuk musim depan," jelas kiper yang kini memasuki usia 33 tahun ini.
Sumber: www.tribunjabar.co.id
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Jangan Anggap Enteng Lawan

Jika dilihat dari peta kekuatan tim-tim yang lolos ke babak 8 besar ada tiga tim degradasi yang lolos secara mengejutkan yaitu Persebaya, Pelita Jaya dan Persik. Ketiganya kemungkinan terlempar ke Divisi Utama karena menjadi 4 tim urutan terbawah klasmen akhir Liga Super.
Setiap tim unggulan pasti akan berharap bisa bertemu dengan ketiga tim tersebut dari pada harus langsung bertemu dengan tim-tim elit.
Tapi pelatih Persib, Robby Darwis, tak mau diuntungkan dengan perbedaan kelas tersebut. Menurutnya, ketiga tim tersebut selalu menyulitkan Persib dan bisa menjadi kuda hitam.
"Sekarang seluruh tim tinggal terfokus ke Piala Indonesia, jadi seluruh tim peserta babak 8 besar sama-sama kuat dan berkualitas. Kita jangan menganggap enteng salah satu tim, tim mana pun yang dihadapi harus dijadikan partai final bagi Persib," tambah Robby.
Sumber: www.tribunjabar.co.id
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Pengumuman Pelatih Persib Diundur

PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) akhirnya menunda rencana pengumuman nama pelatih yang akan menukangi Persib musim depan. Sebelumnya, rencana pengumuman siapa pelatih Persib akan dilakukan dalam beberapa hari ini.
Menurut Dirut PT PBB, Umuh Muhtar, pembatalan rencana tersebut disebabkan track record si pelatih yang belum dipelajari dengan matang oleh konsorsium. Awalnya memang sudah muncul satu nama yang akan menukangi Persib, namun konsorsium meminta waktu tambahan untuk mempelajari track record pelatih tersebut.
"Dikarenakan masih akan mempelajari track record pelatih tersebut, maka kami putuskan untuk menunda dulu pengumuman sampai kami benar-benar mengetahui kualitas dari pelatih yang akan didatangkan nanti," jelasnya.
Persib Siap Datangkan Pelatih Asing
Jika merunut dari alasan penundaan pengumuman pelatih maka kemungkinan besar PT PBB akan mendatangkan pelatih asing karena jika sosok pelatih tersebut pelatih asli Indonesia maka tidak akan membutuhkan waktu lama untuk mempelajari track record pelatih tersebut karena sudah tahu seberapa kualitasnya pelatih tersebut.
Namun bisa dimaklumi jika manajemen membutuhkan waktu tambahan untuk mempelajari track record pelatih asing tersebut.
Hal tersebut tak dipungkiri oleh Umuh. Menurutnya kemungkinan untuk mendatangkan pelatih asing bisa saja dilakukan asalkan sudah mengerti kultur permainan sepak bola tanah air. Persib tak akan terpaku apakah pelatih tersebut lokal atau asing.
"Kemungkinan siapa (pelatih lokal atau asing, red) yang jadi pelatih Persib masih bisa siapa saja. Belum kita putuskan, kita tidak mau terburu-buru karena kita memang mencari sosok pelatih yang ideal untuk Persib," tegas Umuh.
Dalam beberapa hari terakhir ini, nama-nama pelatih asing untuk Persib sudah mulai mencuat. Di antaranya, Jakcsen F Tiago (Brasil), Robert Rene Albert (Belanda), Ivan Kolev (Polandia) dan Peter Withe (Inggris).
Rencananya nama pelatih akan kembali digodok oleh PT PBB dan konsorsium pada pekan depan. "Tunggu sampai pekan depan sampai kami selesai menggodoknya," jelasnya.
Sumber: www.tribunjabar.co.id
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Persib Kembali ke Siliwangi

Persib Bandung akan kembali ke Stadion Siliwangi pada Senin (14/6), untuk melakukan latihan perdana setelah menjalani libur panjang pascatuntasnya kompetisi Liga Super Indonesia 2009-2010. Persib diagendakan berlatih di Siliwangi sebagai persiapan untuk menjalani pertandingan lanjutan Piala Indonesia.
"Ya seperti diumumkan Robby (Robby Darwis Pelatih Persib, Red), Persib diagendakan akan kembali berlatih pada tanggal 14. Tempatnya di Stadion Siliwangi," kata Yusuf, Selasa (8/6).
Ditanya soal peluangnya untuk kembali menangani tim Maung Bandung tahun depan, Yusuf yang tengah mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) lingkungan hidup di kampus UGM Yogyakarka, tidak mau berkomentar banyak.
"Soal peluang saya masuk Persib tahun depan saya tidak tahu. Soal itu saya serahkan semuanya kepada Pak Haji Umuh (Umuh Muhtar Manajer Persib, Red)," ujar Yusuf.
Sumber: www.tribunjabar.com
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Pelatih Persib Belajar Lingkungan Hidup

Istirahat kompetisi ternyata tidak membuat Yusuf Bachtiar kehilangan kegiatan. Asisten pelatih Persib Liga Super Indonesia 2009-2010 ini, kini tengah sibuk belajar tentang lingkungan hidup. Tidak tanggung-tanggung Yusuf belajar soal lingkungan hidup di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
"Saya sedang diklat (pendidikan dan latihan) lingkungan hidup di UGM, hingga tanggal 12 Juni nanti," kata Yusuf, Selasa (8/6).
Yusuf mengatakan dia dikirim belajar soal lingkungan hidup oleh PLN, instansi yang selama ini menjadi tempat kerja mantan gelandang andalan Persib dan timnas Indonesia ini.
Walaupun suntuk belajar soal lingkungan hidup, Yusuf memastikan tidak akan meninggalkan tugasnya sebagai salah satu pelatih di tim Persib. "Insya Allah saya akan hadir pada latihan perdana Persib pada tanggal 14 Juni nanti," ujar Yusuf sambil mengatakan dia berada di UGM selama sepekan untuk belajar lingkungan hidup.
Sumber: www.tribunjabar.com
Selasa, 8 Juni 2010
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Tim All Star Dapat Bonus Rp 100 Juta
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
2 Alasan Manajemen Belum Menanggapi Siswanto & Pablo Frances
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Pemain Persib Harus Displin
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Jakcsen F Tiago Ingin Jadi Pelatih Persib
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Jaya Hartono: Hasil Akhir Persib Wajar
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
27 Pemain Akan Ikuti Seleksi Timnas Wilayah Barat
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Persib Takkan Kehilangan Pemain
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Persib Kolektor Kartu Merah Terbanyak
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Warung Nasinya Dinamai "Persib"
Selasa, Juni 08, 2010 | 0 Comments
Drawing PI 1 Juli, Babak 8 Besar PI 18-22 Juli
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Nova Bangga Jadi Kapten All Star
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Perang Bintang U-21 Masih Tanda Tanya
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
El-Loco Senang All Star Menang
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Siswanto Juga Dilirik Banyak Tim
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Persib Harus Punya Direktur Teknis
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Tetap Setia Persib, Tapi Kapok Nonton
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Babak 8 Besar Piala Indonesia Gunakan Format Home & Away
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments
Persik Vs Persebaya Tak Jelas
Senin, Juni 07, 2010 | 0 Comments



















